Contoh Cerpen

Ketika membahas tentang cerpen, pasti tidak akan ada habisnya. Ini karena banyak contoh cerpen yang sangat populer dikalangan masyarakat dan banyak sekali yang menggemarinya.

Cerpen atau dengan kata lain adalah cerita pendek, dari namanya saja sudah cerita pendek, pasti dalam pembuatan dan isinya memiliki alur yang sangat singkat padat dan jelas.

Contoh Cerpen

Dengan adanya contoh cerpen ini juga, memungkinkan para pembacanya agar tidak sulit menterjemahkan bahasa dan isi pokok dari apa yang diceritakan. Sehingga aktifitas membaca cerita pendek akan jauh lebih menarik.

Jika dilihat dari segi tema, cerpen memiliki bermacam jenis variasi yang dapat disesuaikan berdasarkan selera pembacanya masing-masing. Seperti cerpen dengan tema persahabatan, sekolahan, lucu, dan romantis.

Sebelum melihat contoh-contoh cerpen, ada baiknya kita lihat penjelasan tentang ciri-ciri cerpen dan unsur-unsur cerpen terlebih dahulu.

Ciri – Ciri Cerpen

Sebuah cerita dapat dikatakan sebagai sebuah cerpen apabila memiliki ciri-ciri berikut :

  • Cerpen memiliki cerita yang lebih singkat dibandingkan dengan novel.
  • Jumlah kata yang digunakan tidak lebih dari sepuluh ribu kata.
  • Biasanya ide pokok cerita diambil langsung berdasarkan pengalaman dan kehidupan sehari – hari.
  • Hanya seorang tokoh saja yang terdapat pada cerita, tidak semua tokoh yang ada diceritakan sepenuhnya.
  • Hanya satu tokoh yang memiliki masalah dan disertai dengan penyelesaiannya.
  • Bahasa dan penulisan yang digunakan sangat sederhana dan mudah dimengerti.
  • Cerpen dapat menyampaikan kesan yang sangat dalam hingga pembacanya dapat merasakan alur cerita.
  • Hanya satu kejadian yang dibahas dalam cerita.
  • Alur ceritanya tidak berubah–ubah.
  • Gambaran tokoh dalam cerita tidak begitu detail

Unsur Intrinsik Cerpen

  1. Memiliki Tema
    Unsur ini merupakan pokok pembahasan yang akan disampaikan.
  1. Alur/Plot 
    Alur atau plot adalah rangkaian kejadian yang terdapat dalam cerita.
    Terdapat tiga macam Alur/plot yaitu : alur maju, alur mundur dan alur campuran.
  1. Setting
    Unsur ini menjelaskan keadaan tempat, waktu dan suasana yang sedang terjadi.
  1. Tokoh
    Pelaku atau karakter yang terdapat dalam sebuah cerita.
    Terdapat jenis-jenis karakter yaitu : tokoh baik, netral dan jahat.
  1. Penokohan
    Merupakan suatu bentuk gambaran dari para tokoh yang disertai dengan dengan sifatnya masing-masing.
    Terdapat dua cara menentukan penokohan, yaitu :
    • Metode Analitik – adalah metode penokohan yang ditentukan secara langsung. Contoh : Budi merupakan anak yang penakut/pemberani.
    • Metode Dramatik – adalah metode penokohan yang ditentukan secara tidak langsung. Contohnya – Dapat dinilai secara langsung berdasarkan kebiasaan dari tokoh tersebut.
  1. Sudut Pandang
    Adalah unsur sisi perspektif yang digunakan oleh pembuat cerita.
    Terdapat empat macam sudut pandang, yaitu :
    • Orang pertama biasanya menggunakan istilah “Aku/Saya”.
      Contoh : Pada hari minggu saya pergi ke pasar, membeli beberapa bahan makanan dalam rangka menyambut hari raya Idul fitri.
    • Orang pertama (pelaku sampingan) – tokoh dengan nama aku memiliki peran yang tidak terlalu difokuskan.
      Contoh : Kemarin aku bersama temanku pergi study tour ke beberapa kota. Kami merasa sangat senang karena bisa membagi waktu bersama. Ketika sampai disana Aku dan temanku sakit karena kelelahan.
    • Sudut pandang orang ketiga biasanya menggunakan istilah “dia”.
      Contoh : Dia merupakan keturunan orang kaya raya, orang tuanya sangat terkenal di kampung ini. Banyak yang ingin menjadi teman dekatnya, namun ia merupakan orang yang sombong dan suka memilih–milih teman.
    • Sudut pandang orang ketiga – hanya memaparkan yang dilakukan, yang dialami, dan yang dipikirkan hanya pada satu orang saja.
      Contoh : aku tidak mengetahui apa yang sedang terjadi padanya, akhir-akhir ini ia terlihat murung dan selalu bersedih. mungkin karena kemarin kucing kesayangannya telah mati. Kucing tersebut telah ia miliki saat ia duduk di bangku sekolah dasar.
  1. Amanat
    Unsur ini merupakan sebuah pesan atau nilai yang disampaikan oleh penulis cerita agar pembaca mendapatkan pesan/nilai moral tersebut setelah membaca ceritanya.

Unsur Ekstrinsik Cerpen

  1. Latar Belakang Masyarakat.
    Merupakan kondisi latar belakang masyarakat ini yang mempengaruhi isi dan alur cerita.
  2. Latar belakang Pengarang.
    Biasanya kebanyakan penulis cerita akan memberikan sebuah cerita yang didasarkan oleh pengalaman pribadinya.
  3. Biografi.
    Terdapat paparan biodata para tokoh secara jelas dan lengkap secara menyeluruh.
  4. Kondisi Psikologis.
    Alur cerita yang digunakan tentang suka duka, kesedihan dan rasa senang biasanya kondisi ini digunakan tergantung suasana si penulis cerita.
  5. Aliran sastra.
    Merupakan gaya bahasa yang digunakan dan dituangkan oleh penulis ke dalam cerita.

Contoh Cerpen

Persahabatan

Terdapat seorang anak laki-laki dengan umur 9 tahun, sedang terbaring lemas di atas kasur. Namanya Rudi, sudah 3 hari ini ia seperti itu.

Ia tidak mau makan dan hanya tidur saja seharian. Kami sekeluarga tidak tahu apa yang sedang terjadi padanya dan kami dibuat bingung olehnya.

“Ibu telpon Ayah saja deh Kak, biar adik dibawa ke dokter”.

Aku keluar dari kamar Rudi dan sedih melihat keadaan Ibu “Sebenarnya adik kenapa ya bu? Kakak takut ia sakit, bagaimana jika kita berdua yang gendong adik aja bu” ucapku.

Ibu langsung tersenyum “Badan kamu saja kurus begitu, yang ada nanti patah tulang kamu, wanita itu tidak boleh mengangkat yang berat-berat loh kak, Adek gendut banget sih, jika ia tidak gendut, sudah Ibu yang gendongnya”.

“Assalamualaikum” terdengar suara dari depan rumah.

Aku segera bergegas membukakan pintu “Waalaikumsalam, siapa ?” ucapku.

“Ini aku Rahmad, Rudinya ada kak ? Aku temennya Rudi” ucap Rahmad.

Aku segera menyuruh Rahmad masuk “Rudi sudah 3 hari ini susah sekali disuruh makan, kerjaannya tidur saja seharian. Coba kamu rayu dia”.

Rahmad bergegas membuka pintu kamar Rudi, sambil aku perhatikan ia membuka pintu, aku takut Rudi marah-marah seperti kemarin ketika Nenek memaksa untuk masuk.

“Rud” ucap Rahmad.

Aku langsung terkejut, karena Rudi menangis seketika. Aku sangat panik, sedangkan Rahmad segera mendekati Rudi.

“Gua tidak jadi pindah sekolah Rud” ucap Rahmad.

Saat itu Rudi berhenti menangis dan langsung memeluk Rahmad “Lo Serius kan !!!, jangan pergi mad, kitakan teman dekat, masa lo mau pergi ninggalin gua”.

“Iya gua seriusan” ucap Rahmad.

“Kakak, aku sangat lapar. Aku mau makan bersama Rahmad” ucap Rudi.

Seketika saja aku langsung terkejut dengan ucapan Rudi, namun aku segera pergi dan mengambil makanan sebelum Rudi berubah pikiran.

Jadi yang membuat Rudi bertingkah seperti itu karena sahabatnya ingin pindah sekolah.

Demikian tulisan yang dapat kami sampaikan kepada Kalian semua, semoga tulisan diatas dapat menghibur dan menambah pengetahuan kalian semua. Untuk contoh-contoh dan materi belajar lainnya silahkan kunjungi materi.carageo.com.

Baca Juga :